Pages

Subscribe:

Kamis, 28 April 2011

Peptic Ulcer Disease / Ulkus Peptikum (PUD)





*      Ulkus peptikum merupakan keadaan di mana kontinuitas mukosa lambung terputus dan meluas sampai di bawah epitel
*      kerusakan mukosa yang tidak meluas sampai kebawah epitel disebut sebagai erosi.

ETIOLOGI
Kebanyakan peptic ulcer muncul di wilayah yang terdapat banyak asam dan pepsin dimana H pylori, NSAID, atau faktor lain mengganggu pertahanan normal dan mekanisme penyembuhan dari mukosa








FAKTOR LAIN :
Ò  Usia
Ò  Merokok
Ò  Alkohol dan minuman bersoda
Ò  Stress
Ò  Pola makan yang salah (life style) 

 PATOFISIOLOGI
*      Ulkus peptik terjadi karena ketidksimbangan antara faktor aggresif dan mekanisme pertahanan mukosa lambung ( faktor defensif)
*      Faktor agresif meliputi:
1. Faktor internal: asam lambung dan enzim pepsin.          
2. Faktor eksternal: bahan iritan dari luar, infeksi bakteri   H. Pylori.
*      Faktor defensif, meliputi:
1. Lapisan mukosa yang utuh
2. regenerasi mukosa yang baik
3. lapisan mukus yang melapisi lambung.
4. sekresi bikarbonat oleh sel-sel lambung
5. aliran darah mukosa yang adekuat
6. prostaglandin


Terjadinya suatu peradangan diduga
disebabkan oleh:
1. meningkatnya faktor agresif
2. menurunnya faktor defensif
3. gabungan kedua faktor diatas yang terjadi bersamaan

Tiga karakteristik umum dari peptic ulcer




 MANIFESTASI KLINIK
Ò  Gejala :
    1. Nyeri ulu hati
         - seperti terbakar atau ditusuk- tusuk
         - muncul 2 – 3 jam setelah makan
         - membaik dengan pemberian antacid
         - terbangun di malam hari karena nyeri
         - nyeri dapat menyebar hingga ke punggung
         - nyeri pada waktu perut kosong                  
2. Mual – muntah
3. perasaan kembung
4. Tidak nafsu makan
5. Rasa terbakar pada dada
6. Gejala-gejala ulkus dapat hilang selama beberapa hari, minggu, atau beberapa bulan dan bahkan dapat hilang hanya sampai terlihat kembali, sering tanpa penyebab yang dapat diidentifikasi

Ò  Tanda :
     1. BAB berwarna hitam kecoklatan
     2. Berat badan turun
PENATALAKSANAAN
v  Tujuan penatalaksanaan
*    Menyembuhkan ulkus
*    Menghilangkan/meringankan rasa nyeri
*    Mencegah kekambuhan
v  Prinsip pengobatan
*       Menghilangkan/ mengurangi faktor agresif
*       Meningkatkan faktor defensif
*       Kombinasi keduanya

Pengobatan non farmakologi :
*      Merubah life style
*       Berhenti merokok
*       Kurangi konsumsi alkohol dan minuman bersoda
*       Kendalikan stress dan pikiran
*       Istirahat
*       Mengurangi penggunaan NSAID
*       Segera konsultasi pada dokter jika gejala-gejala  masih ringan , dan jangan bereksperimen dengan pengobatan yang tidak memiliki dasar medis .
Standar PUD karena H. Pylori
Ø  Triple terapi :
*      PPI + Klaritromisin 500 mg 2x sehari + Amoksisillin 1 g 2 x sehari
*      PPI + Klaritromisin 500 mg 2 x sehari + metronidazol 500 mg sehari
Ø  Quadruple terapi :
*      PPI + Bismuth subsalisilat 525 mg 4 x sehari + metronidazol 250 – 500 mg 4 x sehari + tetrasiklin 500 mg  4 x sehari

Nb : semoga bermanfaat 

0 komentar:

Poskan Komentar